Punya Skill Bahasa Inggris Yang Baik? Ini Pekerjaan Yang Membayar Tinggi Meski Tanpa Gelar Sarjana

Punya Skill Bahasa Inggris Yang Baik? Ini Pekerjaan Yang Membayar Tinggi Meski Tanpa Gelar Sarjana

Pengetahuan berbahasa adalah hal yang kita pelajari sembari kecil. Adapun kita mempelajari bahasa yang sekarang kita pakai adalah melalui percakapan dari orang tua kita ataupun dari lingkungan sekitar. Bahasa merupakan aset bagi setiap individu. Karena dengan bahasa, kita dapat berkomunikasi dengan sesama manusia. Belum lagi kita dapat menghasilkan sebuah peruntungan dari penguasaan bahasa.

Menjadi seseorang yang bilingual (menguasai dua bahasa) atau bahkan poliglot (menguasai banyak bahasa) atau bahkan lagi menjadi seorang hiperpoliglot merupakan hal yang paling didambakan hampir setiap manusia. Bayangkan saja berapa jenis pekerjaan yang bisa kita dapatkan hanya dengan menguasai dua bahasa yaitu bahasa Ibu (Mother Language) dan Bahasa Inggris (bahasa Internasional), apalagi bagi seorang poliglot atau hiperpoliglot?

Inilah aset yang seringkali dilupakan oleh kita, yaitu bahasa. Sungguh sangat disayangkan di Indonesia sendiri yang merupakan Bilingual Indonesia-Inggris masih cukup rendah bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita di Asia Tenggara. Seolah-olah mempelajari bahasa lain merupakan tindakan yang tidak Nasionalis. Bila kita perhatikan, pemimpin-pemimpin kita sendiri menguasai bahasa Inggris, dan juga menjadi suatu standar bagi seorang pemimpin bangsa ini menguasai bahasa Inggris. Lalu apakah kita langsung menuduh mereka dengan individu yang tidak Nasionalis? Tentu saja tidak bukan?


Belum lagi cukup dengan skill bahasa Inggris yang tinggi, kamu bisa mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang tinggi bahkan ketika kamu tidak memiliki gelar sarjana.

Tidak percaya? Coba cek masing-masing list pekerjaan yang membayar tinggi meski tanpa gelar sarjana.

1. Transcriber


Apa itu Transcriber? Transcriber merupakan orang yang melakukan transkripsi/transcription. Apa itu transkripsi? Transkripsi adalah proses penyalinan, dari sebuah bentuk gambar, video, audio, atau apapun kedalam bentuk teks agar memudahkan orang untuk membaca dan mengartikulasikan hal yang di transkripsikan tersebut.

Di Amerika Serikat sendiri, menjadi Transcriber/Transcriptionist bisa mendapatkan gaji dengan rata-rata US$20.000/Tahun (Sekitar 280Jt pertahun). Lebih hebatnya lagi ada beberapa situs transcriptionists yang membuka lowongan pekerjaan dan gaji yang ditawarkan SAMA dengan yang biasanya di berikan di Amerika Serikat itu sendiri.

Wah bukan? Tapi jangan lupa, kamu harus memiliki pendengaran, artikulasi, dan vocabulary bahasa Inggris yang sangat baik, apabila di level CEFR, kamu setidaknya berada di level B2 hingga C2 (Upper Intermediate hingga Native/Billingual), bahkan situs ada yang minta sertifikat dengan level CEFR minimal A1 (Advanced) hingga A2.


Bagi yang merasa memiliki skill bahasa Inggris yang mumpuni, silahkan mencoba di beberapa situs transcribing ini. Mari buktikan apakah memang benar skill bahasa Inggris Anda memang mumpuni sesuai dengan apa yang Anda rasa :D.

Berikut beberapa situs transcribing terbaik:


2. Content Writing

Punya hobi menulis dan merasa punya skill bahasa Inggris yang tinggi :P, tapi malas untuk menyalurkannya dalam membuat blog sendiri? Kini bakat Anda bisa disalurkan.

Ya memang membuat blog seperti kami ini memang susah-susah gampang (lebih banyak pusingnya), belum lagi waktu yang diperlukan agar blog artikel Anda dapat dimonetisasi. Menulis konten untuk beberapa situs ini sangat membayar loh. Bahkan di situs peringkat pertama yang berada di list ini, rata-rata penghasilan bisa hingga US$3.000 perbulan atau US$36.000 pertahun, WOW. Itu adalah rata-rata loh ya, 1st Top earners mereka itu menghasilkan US$6.000 perbulannya.

Oh iya, persyaratannya biasanya hanyalah foto/scan ijazah translate Anda dan kartu identitas negara/SIM/Paspor Anda.

Bagaimana membuat ijazah translate Inggris? 


Langsung saja ini beberapa situs content writing di luar negeri yang membayar mahal.


3. Captionists/Subtitler


Yang satu ini sebenarnya sudah banyak juga warga Indonesia yang menjadi Subtitler, misalnya bagi penggiat film, mungkin Anda pernah melihat "Lebah Ganteng" dan "Pein Akatsuki". Mereka adalah contoh Captionists/Subtitler terbaik di Indonesia. 

Captionists bukan berarti orang yang membuat caption pada social media ya. Jasa yang membuat caption pada social media itu sendiri ada sebutannya yaitu Social Media Specialists, dan Copy-Writer yang akan dibahas terpisah dibawah ini.

Menjadi subtitler ini sendiri sebenarnya lebih kearah freelancing, tapi dengan pendapatan yang besar perfilm atau per episode apabila yang mau Anda subtitling-kan adalah TV Show seperti drama, sinetron, dll.

Kalau untuk situs yang menerima sebagai Captionists ini sendiri hanyalah Rev.com, tapi Anda bisa mencoba mencari pekerjaan yang tersedia di situs-situs freelancing Indonesia seperti Fastwork.id, Sribulancer, Frelancer Indonesia, Projects.co.id, dll.


4. Copy-Writing dan Social Media Specialists.


Sebenarnya Copy-Writing dan Social Media Specialists adalah dua hal yang berbeda tapi umumnya di jaman serba digital ini, mereka merujuk dalam satu hal yang sama, yaitu marketing. Maunya sih kami menjelaskannya secara terpisah, tapi dikarenakan kami melihatnya dalam satu rujukan yang sama dan fungsi yang hampir sama yaitu meningkatkan penjualan bagi sebuah E-Commerce, kami memutuskan untuk menyatukannya dalam satu sub-bagian.

Seorang Social Media Specialists merupakan orang yang memiliki pekerjaan yang pada umumnya sama dengan seorang Public Relation perbedannya seorang SMS bekerja secara Online, dan PR (Public Relation) secara offline. Nah, agar pekerjaan seorang SMS berjalan mulus, perusahaan seringkali menyewa jasa Copy-Writing.

Copy-Writer adalah seseorang yang mampu menstimulus agar calon pembeli mau melakukan pembelian produk dari sebuah perusahaan. Singkatnya tugas mereka adalah merangkai kata-kata yang mampu memikat calon pelanggan.

Seperti Captionists/Subtitler, pekerjaan Copy-Writing dan Social Media Specialists dapat dicari dari beberapa situs freelancing yang tadi kami sebutkan.

5. Menjadi Online/Offline Tutor


Tahukah Anda, bahwa menjadi tutor (guru privat) tidak harus melulu memiliki gelar sarjana. Anda tetap bisa menghasilkan beberapa pundi-pundi uang sebagai Tutor dengan cara Freelancing di dalam beberapa situs Freelance yang kami sebutkan tadi seperti Fiverr, Fastwork.id, dll. 


6. Menjadi Dropshipper Alibaba (Aliexpress), Shopify, atau Amazon Associates


Kenapa yang satu ini memerlukan bahasa Inggris yang baik? Jawabannya simple, karena Anda akan bertemu dan berbicara dengan calon pembeli dari manca negara yang siap membeli produk Anda. Tentunya untuk yang satu ini Anda harus memiliki website dan sosial media untuk berjualan juga. Karena perilaku konsumen dari luar negeri (terutama Eropa dan Amerika Utara seperti USA, Kanada, Mexico, dll) sangat berbeda dengan di dalam negeri kita. Mereka lebih memilih berbelanja melewati website ketimbang melewati sosial media.

Lalu apakah tidak bisa hanya mentargetkan pembeli dari Indonesia saja? Bisa, tapi kemungkinan Anda memenangkan persaingan akan sangat sulit. Karena perilaku konsumen Indonesia cenderung tidak suka menunggu lama-lama, dan ingin barang tersebut tetap murah. Jadi apabila Anda menjadi Dropshipper Amazon.com, akan sangat sulit mendapatkan pangsa pasar di Indonesia, kecuali untuk barang-barang berteknologi tinggi atau barang yang negara Cina tidak memproduksinya, dan hal tersebut akan sangat sulit diraih.

Kecuali untuk alibaba, karena masih ada juga orang Indonesia yang mau menunggu 1-2 minggu untuk barangnya sampai ke tangannya, asalkan dengan harga yang jauh lebih murah. Kita sama-sama tahu kalau barang-barang dari negeri tirai bambu tersebut pasti murah-murah.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url