Apa Itu Cryptocurrency dan Bagaimana Cara Mendapatkannya

Apa Itu Cryptocurrency dan Bagaimana Cara Mendapatkannya

Bagi yang baru mendengar persoalan tentang Cryptocurrency ini, kami akan menjelaskan secara singkat dan padat namun kami akan menjabarkan selengkap-lengkapnya yang kami bisa mengenai bagaimana cara mendapatkan Cryptocurrency ini.

Dilansir dari Bitcoin.co.id (Sekarang Indodax.com), Cryptocurrency adalah "Sebuah teknologi membuat mata uang digital. Teknologi ini menggunakan kriptografi untuk keamanan yang membuatnya tidak dapat dipalsukan."

Cryptocurrency dipercaya sebagai mata uang yang aman dan tidak tergantung kepada mata uang dunia (Desentralisasi). Pada saat sekarang ini, banyak cara agar kita bisa mendapatkan Cryptocurrency ini. Sebelum dimulai, Cryptocurrency ini sendiri sudah terdeiri dari banyak mata uang digital seperti Bitcoin/BTC (Dipercaya sebagai Mata Uang Digital Pertama), Monero/MNR, Ethereum/ETH, Litecoin/LTC, DashCoin/DASH, dll.

Mata uang digital yang tadi disebutkan adalah mata uang yang memiliki nilai tukar ke mata uang dunia yang cukup tinggi. Pada tanggal 24 Agustus 2020, Bitcoin/BTC berharga sekitar US$11.680, atau sekitar Rp.174 Jutaan, wah bukan?

Tapi tunggu dulu, dengan nilai tukar yang tinggi, tentunya akan semakin sulit bagi kita untuk memperolehnya juga, karena sesuai dengan konsep Ekonomi yaitu Supply and Demand.



Photo by Moose Photos from Pexels

Hal ini (nilai tukar yang sangat fantastis) membuat kita bertanya-tanya, bagaimana caranya untuk mendapatkan Cryptocurrency seperti BTC ini? Berikut caranya mendapatkan Bitcoin.

Cryptocurrency atau Cryptocoin SAMA SEKALI TIDAK berbentuk seperi koin yang ada pada gambar diatas ya. Cryptocurrency tidak memiliki wujud nyata (3D, 3 Dimensi). Penggunaan bentuk koin alias bulat dipercaya sebagai representasi hasil mining yang telah mencapai 100% seperti simbol loading begitu.

Jadi jangan ada yang percaya kalau ada yang membawa bentuk koin seperti gambar diatas dan menjual kepada Anda dengan harga murah dengan dalih butuh uang.

Sebelum dimulai, kami peringatkan terlebih dahulu bahwa, apabila Anda tertarik untuk memiliki Cryptocurrency ini, Anda harus memiliki Crypto Wallet (Dompet Crypto) untuk menyimpan Crypto Coin Anda, seperti halnya Bank atau Dompet Elektrik (E-Wallet) seperti Gopay, OVO, DANA, dan lain-lain, untuk menyimpan uang Anda agar lebih aman.

1. Membelinya


Sama seperti halnya emas, Cryptocurrency sendiri dapat dibeli juga. Entah itu sebagai tabungan saja atau hal lainnya. Membeli Cryptocurrency di Indonesia sendiri bisa dilakukan di INDODAX. INDODAX sendiri dulunya bernama Bitcoin.co.id, tapi sudah berganti nama. INDODAX adalah situs resmi pembelian Bitcoin yang diawasi oleh BAPEBBTI yang merupakan lembaga pengawasan dibawah Kementrian Perdagangan Indonesia.

2. Mining Crypto


Sama halnya seperti emas, Cryptocurrency memang harus "ditambang". Perbedaan cara penambangannya adalah kalau emas ditambang dalam dunia nyata, kalau Cryptocurrency "ditambang" di dalam dunia digital. Ditambang disini maksudnya adalah dengan menggunakan Perangkat Keras (Hardware) berupa GPU Card atau CPU (Processor) atau ASIC Miner untuk menemukan "blok" kripto, maka disini lah Anda diberi hadiah berupa Cryptocurrency seperti Bitcoin, Litecoin, Monero, dll.

Bagaimana cara menambangnya (Mining)?

- Menggunakan Hardware, seperti GPU Card, CPU (Processor), atau ASIC Miner dan diintegrasikan dengan Komputer. Perlu diketahui bahwa perangkat Hardware yang bisa menghasilkan pendapatan bersih hingga 3-5 Jt sebulan bisa memerlukan modal kurang lebih 100 Juta, dengan kata lain Anda baru balik modal dalam kurang dari 2 Tahun. Kalau yang pusing, bisa langsung minta setup dengan jasa setup Mining Rig saja, cari yang bisa setup GPU sekaligus ASIC Miner.

- Cloud Mining, alias memakai jasa perusahaan Crypto Miner, karena jujur saja, suara dari Komputer yang digunakan untuk Mining Crypto ini bisa sangat berisik, atau mungkin Anda tidak punya daya listrik yang tinggi dirumah, dan benar adanya daya listrik yang bisa memungkinkan Anda menghasilkan lebih dari 3-5jt sebulan (bersih) bisa sampai 2000-3000 Watt keatas (kalau secara pendapatan kotor mungkin 6-10 Jt).


- Mining Pool, apabila Anda memutuskan untuk memulai dari kecil saja, mungkin karena kekurangan dana, dan tetap ingin coba-coba mining Crypto, Anda bisa mencoba Mining Pool. Singkatnya secara arti Pool yang berarti kolam dan Mining Pool adalah "kolam" alias kumpulan para miner crypto untuk menyatukan kekuatan "Hash" nya agar dapat menemukan blok crypto lebih cepat.




3. Faucet


Faucet Crypto adalah situs yang memberikan secara gratis Crypto Coin untuk bisa Anda "Claim". Situs Faucet Crypto ini ada dua jenis, yaitu auto claim faucet dan manual claim faucet. Memang Crpyto yang bisa diklaim tidak banyak per klaimnya, tapi jangan lupa dengan pepatah "sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit" apalagi kalau Anda mengklaim dari beberapa situs yang ada.



4. Airdrops


Airdrops Crypto sebenarnya hampir sama dengan Faucet, hanya saja biasanya terdapat pada Crypto Coin yang baru saja dibuat alias baru ICO.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url